Arsip Bulanan: Juli 2019

Terpaut Di Posisi Ke-17, Rossi Sebut Kecewa Dengan Ban Belakang

Terpaut Di Posisi Ke-17, Rossi Sebut Kecewa Dengan Ban Belakang

Valentino Rossi berhasil meraih posisi ketiga pada latihan bebas pertama ( FP1 ). Sayangnya ketika mencoba pelatihan bebas kedua ( FP2 ), ia hanya mampu bertengger di posisi ke-17. Melihat penurunan yang sangat signifikan ini, Rossi menjelaskan bahwa dirinya sangat kecewa dengan performa ban belakangnya.

Rossi mengaku bahwa ban belakang motornya kurang traksi. Masalah ini sudah menjadi masalah lama pada motor Yamaha. Meski sudah menginformasikan hal ini kepada Yamaha sejak satu tahun yang lalu, Rossi mengaku masih belum ada perubahan dan perbaikan yang dilakukan oleh Yamaha.

“Saat latihan pertama tidak terlalu buruk, tetapi kami mencoba menggunakan ban bekas untuk paham akan kecepatan asli dari motor ini dan saya cukup kecewa. Saya tidak bisa menemukan ritme yang tepat, traksinya tidak cukup kuat,” jelas Rossi kepada pihak pihak Motorsport.

“Pada FP1, berada di posisi ketiga saja sudah tidak bagus, apalagi harus turun hingga posisi ke-17. Ini hal yang sudah lama menjadi masalah Yamaha. Masalah selalu berada pada akselerasi saat membuka throttle. Spin yang dilakukan terlalu banyak sehingga akselerasi menjadi kurang sempurna.”

“Situasi ini sangat sulit. Masalah ini sudah ada sejak Agustus tahun kemarin. Tetapi hingga saat ini tidak ada perubahan pada bagian tersebut. Satu tahun menunggu dan tetap tidak ada perubahan.”

“Tetapi kami harus tetap optimis. Kami harus mencoba sesuatu. Saya sudah mencoba untuk mengatakannya kepada Yamaha, jadi untuk saat ini saya akan mencoba untuk mencari cara yang tepat untuk mengatasinya.”

Navya - Mobil Dengan Sistem Navigasi Tanpa Sopir

Navya – Mobil Dengan Sistem Navigasi Tanpa Sopir

Dalam pergelaran Asian Games 2018, ada satu hal yang cukup menarik perhatian, yakni kehadiran mobil otomatis yang bernama Navya. Mobil yang satu ini dapat berjalan secara otomatis dan sudah menggunakan teknologi terkini. Tidak hanya itu saja, mobil “hantu” ini bahkan sudah dilengkapi dengan Autonomous Electric Vehicle.

Navya merupakan mobil yang berasal dari Prancis. Pusat produksinya terletak di kota Lyon. Nama dari co founder Navya adalah Christopher Saper yang telah menjalani pengembangan produk ini sejak tahun 2014 silam.

Mobil otomatis seperti ini merupakan produk pertama yang masuk ke Indonesia. Tentunya mobil ini juga menjadi alat uji coba sinyal 5G yang dikeluarkan oleh Telkomsel. Dengan adanya mobil ini, pihak Telkomsel dapat menguji seberapa cepat konektivitas sinyal 5G sebelum nantinya diluncurkan ke masyarakat.

Hebatnya lagi, Navya memiliki sensor pendeteksi jarak jauh yang dinamakan Lidar ( Light Detection and Ranging ). Ada dua jenis Lidar yang dipasang, yakni Lidar 180 derajat serta Lidar 360 derajat yang dapat mendeteksi sekeliling mobil.

Dengan adanya teknologi Global Navigation Satellite System, Navya dapat mengenali jalanan sehingga dapat mengantarkan penumpang dengan aman tanpa perlu takut nyasar. Keren bukan ?

Untuk menggerakkan mobil ini, pihak pengembang menggunakan baterai berjenis LiFePO4 dengan kapasitas 33 kilowatt/jam. Dengan adanya baterai ini, mobil dapat melaju tanpa hambatan selama 9 jam lamanya. Sayangnya ada satu kekurangan dari Navya, yakni kecepatan maksimalnya hanya 25km/jam saja.

Sonic 150R Dapatkan Penyegaran Dari AHM

Sonic 150R Dapatkan Penyegaran Dari AHM

PT Astra Honda Motor Indonesia kembali memberikan kejutan dengan memberikan penyegaran pada motor Sonic 150R mereka. Sonic 150R memiliki sebutan sebagai bebek ayam jago oleh para pecinta otomotif. Pembuatan motor ini sebenarnya ditujukan untuk bersaing dengan Suzuki Satria 150R, namun melihat kondisi pasar yang ada, Sonic 150R meraih penjualan yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan Suzuki Satria.

Menurut laporan yang beredar, Sonic 150R mendapatkan penyegaran pada beberapa sisi, ada tiga warna yang tersedia yakni warna Aggresso Matte Black, Energetic Red dan Activo Black. Pada bagian shroud semua varian warna terdapat strip bercorak yang menambah kesan sporti dan agresif pada Sonic 150R.

Untuk warna merahnya sendiri, AHM mendapatkan inspirasi dari Astra Honda Racing Team ( AHRT ), corak dan warnanya sendiri masih dipertahankan seperti versi sebelumnya. Bukan hanya pembaharuan pada bagian strip saja, AHM juga menerapkan desain yang lebih tajam dan dapat dibongkar pasang ( plug and play ).

Pembaharuan yang dilakukan oleh AHM menunjukkan keseriusan pihak AHM untuk memberikan motor yang up to date dengan tampilan sporty dan juga performa yang bandel. Sonic 150R menjadi motor yang ditujukan bagi remaja dan juga anak muda yang ingin tampil dengan agresif saat mengendarai motor. \

Sebagai tambahan informasi, untuk Sonic 150R ini sudah menggunakan desain yang lebih ramping sehingga memberikan kesan berkendara yang lebih nyaman dan dapat melaju dengan cepat. Seperti halnya motor dengan desain sporty, stang yang digunakan pada Sonic 150R sudah menggunakan stang jepit.

Kelebihan BMW Series 8

Kelebihan BMW Series 8

BMW baru-baru ini telah resmi meluncurkan mobil BMW 8-series coupe. Yang lebih hebatnya lagi, BMW seri 8 bukan hanya sekedar penyempurnaan dari seri 7 saja. Menurut berita yang dilansir pihak Autoxpress, BMW 8 Series Coupe memiliki beberapa fitur tambahan seperti chassis, suspensi serta powertrain yang berbeda dari seri 7.

“Kami memulai proyek ini dengan mengedepankan sisi sport. Seri 8 adalah penyempurnaan seri 7 yang diberikan tambahan kinerja mesin yang sempurna serta design terbaru yang khas,” ungkap Sarah Lessmann selaku manajer produk B MW 8 Series.

Mobil BMW terbaru ini menggunakan atap karbon dengan total panjang 4.843 mm, lebar 1.902 mm serta ketinggian 1.341 mm.

Untuk mobil BMW seri 8 ini disediakan dua tipe mesin, pertama mesin diesel 840d dan untuk yang bensin menggunakan mesin M850i. Untuk mesin diesel, BMW menggunakan mesin 6 silinder 3,0 liter yang mampu menciptakan tenaga hingga 324 tk pada torsi 680 Nm.

Untuk mesin M850i, BMW menyematkan mesin V8 dengan Twin Turbo 4,4 liter yang mampu mencapai 537 Tk di torsi 700 NM. Kedua jenis BMW terbaru ini menerapkan sistem all-wheel adaptif xDrive khas BMW serta gearbox otomatis hingga 8 percepatan.

“Jika membahas sisi kemewahan dalam mobil ini, maka yang akan kalian dapatkan adalah mewah dan sporty. Ini seperti kemewahan Mercedes S-Class Coupe yang dipadukan dengan keindahan dan kekuatan Aston Martin DB11 serta Porsche 911. Sebuah kombinasi yang memfokuskan diri pada kemewahan serta kekuatan mesin,” ungkap Lessmann.