Menu

Lexus Tetap Laris Meski Nilai Tukar Rupiah Melemah



Penyelenggaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show ( GIIAS ) 2018 dibarengi dengan melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing. Banyak pihak yang meragukan penjualan produk otomotif tahun ini, namun kondisi mengkhawatirkan ini tidak berlaku untuk penjualan mobil mewah Lexus.

Selama pergelaran GIIAS 2018, penjualan mobil Lexus bisa dikatakan cukup tinggi. Selama lima hari pergelaran ( 3 – 8 Agustus ), Lexus berhasil mencatatkan ratusan Surat Pemesanan Kendaraan ( SPK ). Jika melihat jumlah yang berhasil dijual bisa dikatakan cukup membanggakan, pasalnya mobil Lexus yang dipamerkan per unitnya rata-rata berharga diatas 1 miliar.

“Selama pergelaran kemarin, pemesanan mobil Lexus sudah lebih dari 100 unit,” ungkap Adrian Tirtadjaja selaku General Manager Lexus Indonesia.

Menurutnya, ada dua model yang paling laku selama pameran, yakni LX 500 dan NX 300. Untuk LX 500 sendiri memiliki harga mencapai 4 miliar rupiah, sedangkan untuk NX 300 dibanderol dengan harga 1 miliar rupiah.

-

“Untuk pasar premium saya rasa masih stabil, tidak naik turun seperti segmen mobil lain,” lanjutnya.

Fransiscus Soerjopranoto selaku Executive General Manager Toyota Astra Motor ( TAM ) juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya untuk segmen mobil premium masih stabil, tidak seperti segmen mobil murah atau mobil menengah yang mengalami penurunan penjualan.

“Untuk segmen atas, ada Voxy dan juga Xpander. Untuk segmen bawah, seperti LCGC, memang ada penurunan yang cukup signifikan,” ungkap Soerjo saat diwawancarai di daerah Bintaro, Tangerang Selatan.

Untuk lebih jelasnya, kita kalian bisa melihat data yang dilansir oleh pihak Kompas dibawah ini:

LCGC semester I 2014-2018 (diolah dari data Gaikindo).

 

Tags: , ,